Keyakinan Mahfud MD Terkait Keringanan Tuntutan Terhadap Eliezer Akhirnya Dipatahkan Oleh JPU

- Minggu, 22 Januari 2023 | 08:35 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD dan Richard Eliezer
Menkopolhukam Mahfud MD dan Richard Eliezer

JAKARTA, suluhdesa.com- Dua hari sebelum sidang pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Mekopohukam) Mahfud MD  mengungkapkan keyakinannya bahwa tuntutan hukuman yang akan diberikan kepada Richard Eliezer atau Bharada E oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan lebih ringan.


Pernyataan tersebut diungkapkan Mahfud MD saat diwawancarai oleh Uya Kuya di Kantor Menkopolhukam yang ditayang pada Channel YouTube Uya Kuya TV, Senin 16 Januari 2023 lalu.

Ada pun alasan dari Mahfud MD yakni berkat Bharada E, kasus pembunuhan Brigadir J yang awalnya adalah sebuah misteri akhirnya menjadi terbuka.

Selain itu, bahwa tindakan Bharada E melakukan penembakan ke Brigadir J saat itu adalah sedang dalam kondisi berada dalam tekanan.

Namun keyakinan mantan hakim itu akhirnya dipatahkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (18/1/2023). Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan tuntutan 12 tahun penjara.

Ada pun beberapa hal yang memberatkan Bharada E yakni ia merupakan eksekutor yang menghilangkan nyawa Brigadir J dan duka yang mendalam bagi keluarganya Kemudian perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dan kegaduhan di masyarakat.

Sementara hal meringankan Bharada E adalah saksi pelaku yang bekerja sama membongkar kejahatan pembunuhan Brigadir J, belum pernah dihukum, terdakwa sopan di persidangan dan kooperatif, menyesali perbuatan, dan telah dimaafkan keluarga korban

Untuk diketahui, tuntutan yang dituntutkan kepada Eliezer oleh JPU lebih berat dibandingkan dengan terdakwa Putri Candrawati, Kuat Maruf dan Ricky Rizal yang di tuntut 8 tahun penjara.***

Editor: Angelomestius Berno Laba Lejap

Tags

Terkini

X