Yagiz dan Ibu Selamat, Ribuan Orang Tawar Diri Adopsi Aya, Bayi Yang Tali Pusar Masih Terhubung Dengan Ibunya

- Selasa, 14 Februari 2023 | 20:02 WIB
Yagiz bayi yang diselamatkan dari reruntuhan bangunan (tangkapan layar bbc.com)
Yagiz bayi yang diselamatkan dari reruntuhan bangunan (tangkapan layar bbc.com)

HUMANIORA, suluhdesa.com | Seorang bayi yang baru lahir dan ibunya berhasil  diselamatkan oleh tim penyelamat dari reruntuhan bangunan di Turki.

Ibu dan anak itu terkubur reruntuhan setelah sekitar 90 jam setelah gempa bumi pertama yang menewaskan ribuan jiwa.

Bayi laki-laki berusia 10 hari itu, bernama Yagiz, diambil dari reruntuhan bangunan di provinsi Hatay selatan.

Dari rekaman video di halaman BBC, menunjukkan bayi mungil itu dibawa keluar dengan hati-hati dalam semalam. Pemandangan yang digambarkan oleh media lokal sebagai sebuah keajaiban.

 

Yagiz yang baru lahir tampak terbungkus selimut hangat dibawa ke ambulans untuk mendapatkan perawatan.

Ibunya dibawa keluar dengan tandu. Tidak ada kabar terbaru yang segera tersedia mengenai kesehatan keduanya.

Ikuti perkembangan respon di Turki dan Suriah - secara langsung
Walikota Istanbul Ekrem Imamoglu - yang timnya dilaporkan terlibat dalam penyelamatan tersebut - mencuit tentang penyelamatan tersebut, mengatakan bahwa hal itu terjadi di kota Samandag.

Rekaman yang diperoleh oleh kantor berita Reuters juga menunjukkan seorang pria yang diambil dari reruntuhan, meskipun tidak diketahui apakah ia memiliki hubungan dengan dua korban lainnya.

 

Terlepas dari kehancuran yang terjadi, kisah-kisah tentang penyelamatan yang luar biasa atau penyelamatan yang heroik telah bermunculan dalam beberapa hari terakhir.

Ribuan orang telah menawarkan diri untuk mengadopsi seorang bayi perempuan yang lahir di bawah reruntuhan bangunan di barat laut Suriah.

Ketika dia diselamatkan, bayi Aya - yang berarti keajaiban dalam bahasa Arab - masih terhubung dengan tali pusarnya dengan ibunya, yang meninggal bersama anggota keluarga lainnya. (*)

Editor: Giorgio Babo Moggi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Politik Dan Pengkhianatan

Sabtu, 8 April 2023 | 12:02 WIB

Renungan Indonesia: Makna Intelijen Negara

Senin, 6 Maret 2023 | 09:28 WIB
X