• Rabu, 30 November 2022

Presiden Jokowi Targetkan Satu Juta Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo

- Jumat, 22 Juli 2022 | 15:02 WIB
Presiden Jokowi usai meresmikan dan meninjau Penataan Kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/07/ 2022).
Presiden Jokowi usai meresmikan dan meninjau Penataan Kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/07/ 2022).

LABUAN BAJO, suluhdesa.com | Presiden Jokowi mengatakan, tarif akses masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar Komodo juga sebagaimana bermanfaat untuk konservasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Demikian dikatakan Presiden Jokowi kepada wartawan usai meresmikan dan meninjau Penataan Kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/07/ 2022) kemarin.

"Jadi kita ingin konservasi, tapi kita juga ingin pertumbuhan ekonomi lewat turis lewat wisatawan. Ini harus seimbang," ucap dia.

Hal lainnya adalah, terkait habitat hewan Komodo sebagai tempat wisata, bahwa Pemerintah berupaya untuk melakukan konservasi habitat Komodo di Pulau Komodo dan Pulau Padar. Sementara untuk wisatawan yang ingin melihat langsung hewan endemik tersebut, Presiden menyarankan untuk berkunjung ke Pulau Rinca.

“Untuk wisatawan diberikan akses di Pulau Rinca sehingga ini kita benahi untuk wisatawan dan juga untuk komodonya. Komodo di Pulau Rinca dan di Pulau Komodo itu, komodonya juga sama, wajahnya juga sama. Jadi kalau mau lihat komodo, silakan ke Pulau Rinca, di sini ada Komodo,” tuturnya.

Untuk tarif masuk, Presiden menuturkan bahwa tarif yang dikenakan kepada wisatawan masih sama untuk di Pulau Rinca, sedangkan untuk di Pulau Komodo dan Pulau Padar akan dikenakan tarif yang berbeda.

“Mengenai bayarnya berapa? Tetap. Tapi kalau mau, ‘Bapak, saya pengin sekali melihat yang di Pulau Komodo’ ya silakan, enggak apa-apa juga, tapi ada tarifnya yang berbeda. Itu loh sebetulnya hanya simpel seperti itu, jangan dibawa ke mana-mana. Karena pegiat-pegiat lingkungan, pegiat-pegiat konservasi juga harus kita hargai mereka, masukan mereka,” tandasnya.

Presiden Jokowi juga menjelaskan mengenai target satu juta pengunjung yang datang ke Labuan Bajo mengingat pembenahan dan pengembangan fasilitas penunjang pariwisata di Labuan Bajo.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Penataan Kawasan Marina Labuan Bajo

Halaman:

Editor: Frids Wawo Lado

Tags

Terkini

X