• Selasa, 27 September 2022

Rakerda Demokrat NTT Perkokoh Ideologi Nasionalisme-Religius

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 12:11 WIB
Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah I DPD Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur Apolonaris Gai. (Foto: Bakomstra Demokrat NTT)
Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah I DPD Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur Apolonaris Gai. (Foto: Bakomstra Demokrat NTT)


KUPANG, suluhdesa.com | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar rapat kerja daerah di Aula Susteran SSpS Belo-Kota Kupang dari Jumat (19/08/2022) sampai Sabtu 20/08/2022).

Dalam rakerda Partai Demokrat ini, Ketua Panitia Apolonaris Gai dalam laporan panitia menyampaikan pedoman pelaksanaan rakerda yang diselenggarakan selama dua hari ini.

Menurut Apolonaris Gai yang akrab disapa Aris Gai ini menyampaikan bahwa, rapat kerja daerah Partai Demokrat Provinsi NTT diselenggarakan bertepatan dengan perayaan kemerdekaan Indonesia ke 77.

"Memperkokoh keyakinan atas ideologi Nasionalisme-Religius yang menjadi identitas Partai Demokrat, bagi peserta Rakerda di tengah degradasi moralitas bangsa. Langkah ini dilakukan sebagai refleksivitas tantangan pendidikan karakter berbangsa dan bernegara. Jagat masalah-masalah kebangsaan yang menyuguhkan gambaran buram pelanggaran nilai-nilai kemanusiaan, korupsi, dan aneka masalah sosial lainnya, menjadi spirit moral Partai Demokrat dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, religius dan kemanusiaan yang beradab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ucap Aris Gai.

Oleh sebab itu, Aris mengingatkan bahwa isu-isu yang telah memenuhi ruang jagat media ini, perlu ditumbuhhidupkan untuk membangun nalar bersih bagi kader-kader Partai Demokrat dalam memperjuangkan kemenangan pemilu presiden, pemilu legislatif dan pemilu kepala daerah 2024.

Baca Juga: Anita Gah Minta DPD Demokrat NTT Prioritaskan Perempuan dalam Rekruitmen Caleg

"Keyakinan bahwa penguatan kelembagaan partai menuju Pemilu 2024, dapat dilakukan melalui upaya memodernisasi Partai Demokrat menuju Smart Party," tegas Kepala Balitbang DPD Partai Demokrat NTT ini.

Sehubungan dengan itu, Aris menambahkan, perlu pencerahan informasi dari DPP, DPD, DPC, dan Anggota Fraksi, agar para peserta Rakerda dapat mengetahui dan memahami perannya secara hirarkis dalam pengembangan dan penataan Partai Demokrat di daerah. Bagaimana penguatan kelembagaan dikembangkan, dibutuhkan kemampuan DPC, DPAC, Ranting, dan Anak Ranting, mengimplementasikan dan menegakkan kebijakan partai sebagaimana ditetapkan dalam 10 Program Umum Partai Demokrat, dan visi misi Ketua DPD NTT Leonardus Lelo.

"Agar dapat mengimplementasikan kebijakan-kebijakan partai secara efektif dan efisien, maka prosedur dan kelembagaan politik Partai demokrat di daerah perlu diberdayakan secara optimal, disinergikan dan diresponsifkan.Tuntutannya adalah Partai Demokrat di daerah mesti disiapkan agar mampu
meningkatkan modal politik dan kesiapan SDM demi membawa perubahan, menuju pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilu kepala daerah 2024," tandas Aris.

Dalam kesempatan tersebut, Aris menyampaikan bahwa rakerda ini dilaksanakan dengan dasarnya pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat 2020, Keputusan Musda III Dewan Pimpinan Daerah Partaoi Demokrat ProvinsiNusa Tenggara Timur Tahun 2021, dan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 597/SK.PANLAK/DPD.PD/NTT/VII/2022 tentang Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2022.

Halaman:

Editor: Frids Wawo Lado

Tags

Terkini

Terpopuler

X